Minggu, 02 Desember 2012

Klasifikasi Sistem Informasi Dan Teknologi Informasi

Klasifikasi Sistem Informasi
Sistem Informasi menurut Level Organisasi
  • Sistem Informasi Departemen.
    Contoh : Sistem Informasi SDM (human resource information system)
  • Sistem Informasi Perusahaan (enterprise information system).
    Contoh : sistem informasi Perguruan Tinggi
  • Sistem Informasi Antar Organisasi.
    Contoh : perdagangan elektronis (eCommerce)
      Menurut Kroenke (1992), system informasi dalam sebuah organisasi dibagi dalam 3 kelompok, antara lain :
  • Sistem Informasi Pribadi
  • Sistem Informasi Kelompok Kerja (workgroup information system)
  • Sistem Informasi Perusahaan (enterprise information system)
 Sistem Informasi Fungsional

Sistem Informasi Akuntansi (accounting information system)
Subsistem:
  • Pemrosesan pesanan penjualan atau pengolahan penjualan (sales order processing)
  • Pemrosesan sediaan (inventory processing)
  • Buku besar (general ledger)
  • Piutang dagang (accounts receivable)
  • Utang dagang (accounts payable)
  • Pembayaran gaji (payroll)
Sistem Informasi Manufaktur (manufacturing / production information system)
Subsistem:
  • Intelejen keuangan
  • Audit internal
  • Pemrosesan transaksi
  • Peramalan dan perencanaan keuangan
  • Manajemen data
  • Pengendalian keuangan
Sistem Informasi Pemasaran (marketing information system)
Subsistem:
  • ROP (reoder point)
  • MRP (material requirepments planning)
  • MRP II (material requipments planning)
  • JIT (just-in-time)
  • CIM (computer intergrated manufacturing)
Sistem Informasi SDM (human resources information system)
Subsistem:
  • Penggajian (payroll)
  • Riset SDM
  • Intelijen SDM
  • Perencanaan SDM
  • Perekrutan pegawai
  • Manajemen tenaga kerja
  • Pelaporn lingkungan

Sistem Informasi berdasarkan dukungan yang tersedia

Sistem Pemrosesan Transaksi (transaction processing system atau TPS)
Contoh : CIS (customer ingrated system)

Sistem Informasi Manajemen (management information system atau MIS)
Contoh macam-macam laporan yang dihasilkan oleh SIM :
  • Laporan periodis
  • Laporan ikhtisar
  • Laporan perkecualian
  • Laporan perkecualian
Sistem Otomasi Perkantoran (office automation system atau OAS)
Contoh penggunaan perangkat-perangkat yang mendukung otomasi perkantoran :
  • Pengolah lembar kerja
  • Pengolah kata
  • Surat elektronis
  • Videokonfersi
Sistem Pendukung Keputusan (decission support system atau DSS)
  • Model konseptual DSS :
  • Manajemen data
  • Manajemen model
  • Manajemen pengetahuan
  • Antarmuka pemakai
Sistem Informasi Eksekutif (executive information systematau EIS)
Contoh EIS :
  • Penyediaan akses terhadap seluruh jenis informasi
  • Mendukung keluwesan pelaporan dan menyediakan perangkat untuk menganalisis informasi
  • Membantu eksekutif mengidentifikasi masalah dan mengenali peluang
Sistem Pendukung Kelompok (group support system atau GSS)
Contoh : Groupware

Sistem Pendukung Cerdas (intelligent support system atau ISS)
Contoh : Sistem Pakar (expert system)


Klasifikasi menurut Aktivitas Manajemen

Sistem Informasi Pengetahuan
Contoh : Sistem Otomasi Perkantoran (office automation system atau OAS)

Sistem Informasi Operasional
Contoh : penempatan pesanan pembelian dan pencatatan jumlah jam kerja pegawai.

Sistem Informasi Manajerial
System ini menyediakan hal-hal berikut :
  • Ringkasan statistic
  • Laporan perkecualian
  • Laporan periodis dan laporan yang dibutuhkan sewaktu-waktu (add hoc report)
  • Analisis perbandingan
  • Proyeksi
  • Pendeteksian masalah secara dini
  • Keputusan-keputusan rutin
  • Hubungan antarmanajemen
Sistem Informasi Strategis
Contoh : penyediaan jasa dan produk strategis

Klasifikasi menurut arsitektur system
  • Sistem Berbasis Mainframe
  • Sistem Komputer Pribadi (PC) tunggal
  • Sistem Tersebar atau Sistem Komputasi Jaringan. 
 KESIMPULAN
1. Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu.
2. Kriteria dari sistem informasi antara lain fleksibel, efektif dan efisien.
3. Tujuan dari suatu sistem informasi adalah menciptakan suatu wadah komunikasi yang efisien dalam bidang bisnis.
4. Sistem informasi berbasis internet merupakan sistem informasi yang memanfaatkan secara maksimal kegunaan dari komputer dan juga jaringan komputer.
5. Sistem informasi berbasis internet merupakan suatu sistem dimana interaksi manusia dan komputer menjadi peranan yang sangat penting.


Klasifikasi Teknologi Informasi

-Berdasarkan data atau sinyal masukan yang diolah,  Teknologi Informasi dapat diklasifikasikan menjadi komputer analog, komputer digital, dan komputer hybrid. Output yang dihasilkan oleh komputer analog, digital, dan hybrid ini dapat berupa data analog, digital, atau keduanya, yaitu analog sekaligus digital.

Komputer analog digunakan untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan (continuous) bukan berupa data angka, melainkan dalam bentuk fisik seperti arus listrik, temperatur, kecepatan, tekanan, dan lain-lain. Output komputer analog biasanya berupa pengaturan atau pengendalian (control) sebuah mesin. Komputer ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak, atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung. Kelebihan jenis komputer ini adalah pada kecepatan yang dimilikinya dalam menerima data dalam besaran fisik dan langsung mengolah data tersebut tanpa harus melalui proses konversi. Keluaran yang dihasilkan biasanya dalam bentuk grafik. Kekurangan yang dimilikinya terletak pada ketepatan yang dimilkinya masih lebih rendah dibanding jenis komputer digital.

Komputer digital digunakan untuk mengolah data dalam bentuk angka atau huruf. Jenis komputer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik, comtohnya PC yang banyak digunakan orang. Keunggulan komputer digital adalah tingkat ketepatannya yang lebih tinggi dibanding komputer analog, dapat menyimpan data, dapat melakukan operasi logika, data yang disimpan dapat dikoreksi, output yang dihasilkan dapat berupa angka, huruf, grafik, atau gambar.

Komputer hybrid merupakan kombinasi antara komputer analog dan komputer digital. Karena digunakan untuk aplikasi khusus, diperlukan komputer yang lebih cepat dari komputer digital dan lebih tepat dari komputer analog.

-Berdasarkan fungsinya komputer dibagi menjadi dua kategori, komputer dengan tujuan khusus (special purpose computer) dan komputer dengan tujuan umum (general purpose computer).
Special Purpose Computer merupakan jenis komputer yang dirancang dan digunakan untuk tujuan-tujuan pemakaian pada masalah khusus dan biasanya hanya berupa satu masalah saja. Program komputer telah disediakan di dalamnya. Jenis komputer ini dapat berupa komputer digital atau analog. Jenis komputer ini banyak dikembangkan untuk pengendalian otomatis pada proses industri, untuk tujuan militer atau navigasi di kapal selam dan pesawat, untuk bidang diagnosis di kedokteran, dan sebagainya.
General Purpose Computer merupakan jenis komputer yang dirancang dan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah. Dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam program dan permasalahan yang berbeda seperti pengolahan kata, grafis, permainan, multimedia, dan lain-lain. Yang termasuk dalam jenis komputer ini adalah PC (Personal Computer) yang biasa digunakan di rumah, kantor atau sekolah.


Saat ini ukuran fisik sebuah komputer tidak dapat dijadikan cerminan kapasitas dan kemampuannya. Ukuran komputer mikro bahkan notebook saat ini melebihi kemampuan dan kecepatan komputer mini yang ada pada tahun 70-an. Perbandingan dapat saja dilakukan tetapi sesuai pada masa dan generasi yang sama.
Selain bentuk fisik sebuah komputer, kemampuannya dapat diukur dari kapasitas memori, kapasitas penyimpanan (harddisk), dan kecepatan prosesor yang dimilikinya. Untuk itu berdasarkan ukurannya komputer dapat dibedakan atas komputer super (super computer), komputer besar (large computer), komputer menengah (medium computer), komputer kecil (small computer), komputer mini (mini computer), dan komputer mikro (micro computer). Semakin besar ukuran komputer semakin besar kapasitas memorinya, kapasitas penyimpanannya, jumlah prosesornya.
Super computer adalah jenis komputer yang memiliki kecepatan proses paling cepat. Bisa digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan yang kompleks, misalkan untuk peramalan cuaca dan oerancangan roket. Diantara jenis komputer super yang terkenal adalah Cray (buatan Cray Research, Inc.) dan IBM ASCI White (buatan IBM / International Business Machine). Salah satu buatan IBM ini kini digunakan oleh Depertemen Energi Amerika Serikat untuk melakukan simulasi pengujian nuklir. Komputer ini memiliki 8192 prosesor yang dapat memproses 12,3 trilyun instruksi per detik, memakan tempat seluas 1200 kaki kuadrat (William dan Sawyer, 2003).
Pada tahun 2002 ASCI White atau biasa juga disebut “Pacific Blue” merupakan komputer super tercepat di dunia. Adapun komputer super tercepat kedua dibuat oleh Intel.
Komputer Besar
Komputer besar biasa juga disebut mainframe merupakan jenis komputer yang digunakan pada perusahaan skala besar untuk menangani pemrosesan data dengan volume sangat besar. Perusahaan komputer yang menjadi pemain utama pada kelas komputer ini adalah IBM, Fujitsu, dan Unisys. Contoh jenis mainframe yang terkenal adalah IBM S/390 Paralel Enterprise Server.
Ibm Mainframe
Komputer Menegah
Komputer ini disebut juga medium-scale mainframe computer. Komputer jenis ini dapat mempunyai bermacam-macam alat input dan output. Biasanya komputer ini digunakan untuk komunikasi data dengan ratusan hingga ribuan terminal yang tepisah dari komputer pusatnya
Komputer Kecil
Komputer ini disebut juga small-scale mainframe computer. Komputer jenis ini banyak digunakan untuk multiprogramming, multiprocessing dan virtual storage.
Komputer Mini
Komputer mini atau mini computer sering juga disebut Midrange, biasa digunakan pada perusahaan-perusahaan skala menengah sebagai server. Vendor-vendor terkenal yang memproduksi jenis ini antara lain DEC, IBM, Hewlett Packard, dan Data General. Contoh mainframe yang terkenal adalah IBM AS/400.
Komputer ini bersifat multiuser. Sebuah komputer mini dapat mempunyai beberapa terminal yang dapat digunakan bersama-sama. Tiap terminal dapat ditempatkan terpisah dengan komputer pusatnya. Komputer mini merupakan komputer pertama yang diterapkan pada aplikasi pengendalian proses produksi, riset laboratorium dan komunikasi data. Saat ini kemampuan komputer mini bisa sebanding dengan mainframe atau supercomputer yang ada 20 silam. Saat ini komputer mini bisa dihubungkan dengan terminal yang jumlahnya mencapai ribuan terminal.
Micro Computer
Komputer Mikro
Komputer mikro adalah komputer personal (personal computer/PC) yang umumnya single user atau stand alone, namun saat ini telah banyak PC yang dilengkapi dengan periferal card untuk koneksi jaringan atau internet. PC biasanya berupa desktop, yaitu komputer yang biasanya digunakan di meja tempat bekerja atau belajar. Dengan perkembangan teknologi hardware PC saat ini menjadi semakin kecil dan portabel seperti notebook yang memiliki kemampuan sama dengan PC desktop. Oleh sebagian orang, notebook disebut sebagai laptop yang memiliki arti yang sama. Bahkan saat ini juga terdapat PC tablet, personal Data Asistant (PDA) atau PC saku (pocket PC) yang kemampuannya hampir sama dengan notebook.
Microcontroller
Mikrokontroler atau sering disebut sebagai embedded computer merupakan mikroprosesor khusus yang berukuran kecil yang biasa dipasang pada peralatan elektronis cerdas, seperti mobil dan lift. Mikroprosesor ini membuat peralatan dapat diprogram. Perusahaan yang terkenal nenproduksi adalah Motorola dan Texas Instrument.

Sumber :
http://aafonix.student.umm.ac.id/category/teknologi-informasi/klasifikasi-teknologi-informasi/
http://reizvan.blogspot.com/2010/10/klasifikasi-sistem-informasi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar